pressure control valve
pressure control valve source google

Bagi penggiat industri, rasanya pressure control valve menjadi alat wajib yang harus tersedia. Pressure control valve menjadi komponen yang dianggap penting bagi penggunanya, terutama pada pabrik industri migas, kimia dan petro kimia.

Pada dasarnya, komponen ini tidaklah terlepas dari hidraulic. Adapun pengertian dari hidraulic control valve yakni merupakan salah satu komponen system hydraulic  yang berfungsi untuk menaikkan tekanan, mengatur jumlah dan arah aliran oli yang dihisap hydraulic pump dari hydraulic tank untuk mengoperasikan unit alat berat.

Berdasarkan fungsinya, jenis katup dapat diklasifikasikan sebagai berikut, Pressure Kontrol Valve (Katup Pengontrol Tekanan), Directional Kontrol Valve (Katup Kontrol Arah), Flow Kontrol Valve (katup pengontrol aliran).

Pengertian Pressure Control Valve

Komponen ini merupakan jenis katup dalam sistem hidrolik yang berfungsi untuk mengontrol tekanan dengan cara mengembalikan semua atau sebagian oli ke tangki apabila tekanan dalam system hidrolik batas tekanan yang telah diatur.

Baca Juga : Sistem Hidrolik Pneumatic dan Komponen Lengkapnya Disini

Harus tahu ini!

Istilah ini juga dapat dikenal dengan istilah relief valve. Fungsi sebagai pemberi perlindungan atau membatasi tekanan maksimum kepada sistem hidrolik sehingga komponen sistem tidak mengalami kemacetan, hose tidak terbakar, serta kebocoran pada persambungan.

Baca Juga : Intip Kualitas Terbaik Hydraulic Hose yang Jarang Diketahui

Cara Kerja Pressure Control Valve

Kinerjanya yakni dengan cara memberikan jalan bagi zat cair sistem untuk dibelokkan ke reservoir ketika pengaturan tekanan valve telah dicapai.

Bukaan dari relief valve ini dicapai ketika tekanan zat cair pada sistem telah melebihi pengaturan oleh kekuatan spring pada relief valve. Spring yang menahan relief valve berada pada posisi tertutup.

Baca Juga : Cara Kerja Sistem Pompa Hidrolik dan Fungsi Dalam Industri

Ketika tekanan zat cair naik mencapai tingkat yang melebihi kekuatan spring, maka relief valve akan membuka dan membuka aliran ke reservoir. Inilah yang dimaksud dengan relief, atau membatasi, yaitu melepaskan tekanan zat cair dalam sistem menurut nilai kekuatan spring dalam relief valve.

Jenis Pressure Control Valve

Pada dasarnya, relief valve terbagi atas 3 jenis yaitu tipe poppet, tipe pilot, dan tipe piston. Berikut akan disajikan dalam bentuk gambar.

Tipe Poppet

Kontruksinya terdiri dari valve, spring dan andjusting screw beserta shim/nut.

pressure control valve poppet
pressure control valve poppet source google

Tipe Piston

Kontruksi tipe piston dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

pressure control valve piston
pressure control valve piston source google

Tipe Pilot

Kontruksi dari tipe pilot ini dapat dilihat gambar dibawah ini.

pressure control valve pilot
pressure control valve pilot source google

Untuk tipe pilot, sekilas hampir sama dengan tipe poppet dalam membebaskan tekanan oli. Namun, perbedaannya ialah saat akhir pembebasan oli dapat dengan mudah diatur tekanannya sepeerti mudahnya saat membebaskan oli. Naiknya tekanan akan menyebabkan pilot valve terbuka sehingga tekanan pada balace chamber turun dan main valve bergerak ke kanan yang selanjutnya membuka saluran yang lebih besar.

Ketiga katup pengontrol tekanan diatas umumnya digunakan untuk relief dan safety valve.

Nah itulah ulasan terkait pengertian, cara kerja serta jenisnya. Semoga dapat bermanfaat untuk anda dan dapat dijadikan sebagai panduan. Apapu komponennya, pastikan terpercaya pada ahlinya.

Bagikan Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *