SOP Mesin Bubut yang Harus Diketahui Oleh Pengguna

Bagi Anda pengguna pemula mesin, yuk ketahui SOP mesin bubut yang sering dilakukan agar terhindar dari kerusakan mesin lebih cepat.

Hampir seluruh sektor usaha mesin telah menggunakan jenis mesin yang satu ini.

Mesin bubut merupakan salah satu jenis mesin perkakas yang digunakan untuk proses pemotongan benda kerja. Cara kerjanya dengan membuat sayatan pada benda kerja dimana pahat digerakkan secara translasi dan sejajar dengan sumbu dari benda kerja yang berputar.

Maka tidak heran jika hingga saat ini mesin bubut lebih populer sebab telah diaplikasikan diberbagai sejumlah negara termasuk Indonesia.

Prisip Kerja Mesin Bubut

Lalu bagaimana cara kerjanya?

Pada dasarnya, prinsip kerja mesin bubut bekerja dengan menghilangan bagian dari benda untuk memperoleh bentuk tertentu. Benda kerja diputar dengan kecepatan tertentu bersamaan dengan dilakukannya proses pemakanan oleh pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar benda kerja.

Nah, gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak makan (feeding). Maka dari itu, pengguna harus mengetahui pengoperasian mesin bubut dengan benar.

SOP Mesin Bubut

Umumnya, SOP mesin bubut terdiri dari dua bagian saja yakni ketika sebelum menghidupkan mesin dan saat mematikan mesin ketika pekerjaan telah selesai. Hadirnya SOP mesin bubut agar meminimalisir dari permasalahan mesin bubut rusak. Selengkapnya simak dibawah ini.

A. Sebelum Menghidupkan Mesin Bubut

1. Pemeriksaan pada level oli mesin bila oli berkurang lakukan penambahan

2. Periksa jika terjadi kebocoran

3. Periksa kondisi kekencangan V-Belt jika kendor

4. Periksa level coolant, jangan kekurangan cairan air pendingin

5. Periksa kondisi chuck pengikat benda kerja apakah terpasang dengan benar dan kuat

6. Pasang benda kerja pada chuck dengan kuat dan centerkan posisi benda kerja pada putaran mesin agar benda kerja aman dan tidak terlepas pada saat di lakukan pembubutan untuk mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan ukuran yang di inginkan.
7.  Pasang pisau bubut pada tool dan posisikan sejajar atau center terhadap sumbu benda kerja yang akan di bubut/pisau bubut yang di gunakan harus sesuai dengan jenis benda kerja yang akan di bubut.
8. Setting putaran (rpm) mesin sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan.

Catatan !

Jika seluruh komponen dalam kondisi baik, maka mesin siap untuk dioperasikan.
Mulailah melakukan pembubutan benda kerja secara bertahap.

B. Sesudah Mematikan Mesin

1. Tekan tombol off untuk menghentikan putaran mesin

2. Lalu buka dan lepaskan benda kerja dari chuck

3. Kemudian, buka pisau bubut dari toolpos,bersihkan mesin-mesin dan beram karena proses pembubutan untuk menjaga kebersihan dan siap di pakai lagi.

4. Lakukan pendinginan pada benda kerja dan pisau dengan cara menyirami dengan air pendingin selama di lakukan pembubutan agar mendapatkan hasil yang baik dan pisau bubut tidak menjadi rusak karena panas.

Catatan !

Jika terjadi kelainan tiba-tiba pada saat mesin berjalan tekan tombol emergency stop pada mesin untuk menghentikan mesin secara cepat untuk menghidari terjadinya hal hal yang tidak di inginkan.

Pastikan pakai alat pelindung diri (APD) pada saat bekerja demi menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

 

Demikian informasi seputar SOP mesin bubut, semoga bermanfaat..

Bagikan Sekarang

Leave a Comment