5 Tips Perawatan Pompa Industri Mudah Bagi Pemula

Meskipun tergolong memiliki lifetime yang cukup lama, perawatan pompa industri harus dilakukan agar kerusakan pompa tidak mudah rusak. Selengkapnya simak ulasan berikut ini.

Dibandingkan dengan komponen hidrolik lainnya, pompa hidrolik atau hydraulic pump tergolong salah satu komponen yang memiliki masa pakai lebih lama. Umumnya, pergantian pompa industri hidrolik tiap sepuluh setahun sekali dengan komponen yang baru.

Meski komponen ini terbuat dari besi baja, namun tetap saja hydraulic pump industri tetap membutuhkan perawatan secara berkala agar lifetime tetap terjaga dengan optimal sehingga peluang kerusakan lebih cepat dapat terhindarkan.

5 Tips Perawatan Pompa Industri

Khususnya bagi pemula, rasanya kerap mengalami kesulitan ketika melakukan perawatan mesin industri. Jika salah, bisa saja dapat membahayakan lingkungan sekitar area pekerjaan.

Berikut lima tips mudah yang dapat anda lakukan dalam melakukan perawatan pompa industri hydraulic system, selengkapnya berikut ini;

1. Ikuti petunjuk pada buku panduan

Umumnya, setiap pembelian suku cadang termasuk pompa industri sudah pasti dilengkap dengan buku panduan atau instruksi manual. Jangan lupa untuk membaca kembali dengan teliti dan ikuti semua yang direkomendasikan. Ikuti spesifikasi komponen sebelum melakukan pengaturan. Dengan mengikuti petunjuk selain akan lebih aman maka komponen juga akan lebih awet.

2. Hindari pemanasan berlebihan

Meskipun pompa hydraulic industri telah didukung bahan material yang dapat menahan pressure tekanan tinggi, namun tetap saja setiap pompa memiliki batas maksimum yang direkomendasikan.
Dengan menjaga panas sesuai batas yang direkomendasikan maka komponen pompa akan terhindar dari kerusakan. Demikian pula teknisi akan terhindar dari cedera.

Jika terjadi pemanasan berlebih maka segera matikan pompa dan lakukan proses pendinginan selama beberapa menit. Lalu, lepaskan dengan hati-hati sumbat saluran pompa tersebut. Pastikan pompa tidak terlalu panas saat melepas sumbatan tersebut, demikian pula saat pasang konektor port, atau isi tutup port.

3. Periksa komponen secara rutin

Selanjutnya anda cek pompa secara teliti. Berikut yang harus anda lakukan pengecekan ketika pompa hidupkan;

  •  a. Lihat pressure gauge dan catat pressure yang dihasilkan pompa
  •  b. Periksa apakah terjadi kebocoran udara
  •  c. Periksa apakah terdapat sudara bising (noise) dan getaran (vibrasi) yang abnormal (tidak normal)

4. Lakukan tes shut-off

Jangan lupa untuk melakukan tes shut off. Tujuannya untuk memeriksa komponen dan mengukur keausan internal pompa. Untuk melakukan tes, mulai pompa dan biarkan untuk mencapai aliran penuh. Lalu perlahan-lahan tutup katup pembuangan dan catat debit dan pembacaan pengukur hisap. Dalam keadaan normal, pembacaan harus sama dengan tekanan maksimum kinerja pompa yang dicatat pada aliran nol.

5. Taati aturan penggunaan 

Sebaiknya jangan pernah mengoperasikan pompa di lingkungan yang mudah terbakar atau mudah meledak, kecuali pompa dirancang untuk layanan tersebut. Pastikan untuk mengganti pompa industri secara berkala maksimal sepuluh setahun sekali dengan menggunakan suku cadang resmi pompa hidrolik.

Solusi Pompa Bermasalah

Rasanya sangat menjengkelkan ketika pompa industri hydraulic mengalami masalah yang tidak dapat diselesaikan individu maupun bersama rekan tim. Mau tidak mau anda harus memanggil jasa servis mesin pompa hidrolik industri terdekat yang memiliki kredibilitas terpercaya.

Salah satu servis pompa hidrolik industri yakni Cipta Hydropower Abadi. Jasa servis pompa hidrolik Cipta Hydropower Abadi telah berpengalaman lebih dari 38 tahun melayani sevice hydraulic pump di beragam sektor perusahaan. Tim Hydropower sudah berpengalaman menangani beragam permasalahan pompa hidrolik demi mengembalikan performa mesin yang hilang.

Untuk informasi layanan bisa hubungi whatsapp di 08-111-77633 atau email ke info@ciptahydropower.com

Semoga ulasan tentang perawatan pompa industri diatas dapat bermanfaat untuk anda!!

Bagikan Sekarang

Leave a Comment